Cedera Salah di Final Champions, Fans Indonesia Bakal Gelar Aksi Bela

Final Liga Champions 2018 sudah selesai digelar dengan kemenangan Real Madrid atas Liverpool lewat skor 3-1. Kebahagiaan jelas dirasakan Madrid, tapi mendung duka kini bergelayut di markas Liverpool. Pemain bintang mereka yang begitu tampil moncer sepanjang musim 2017/2018, Mohamed Salah, kini justru tengah dirundung duka. Ya, cedera dalam partai puncak Domino Qiu Qiu itu membuat Salah hanya bisa tampil selama 31 menit.

 

Pemuda Mesir berusia 25 tahun itu dilaporkan mengalami cedera dislokasi bahu karena terjatuh kala berebut bola dengan Sergio Ramos. Cedera Salah ini akhirnya membuat spekulasi muncul bahwa Ramos memang sengaja ingin melukai top skorer Premier League 2018 itu. Bahkan sebuah video mengungkapkan trik licik kapten Madrid itu dengan sempat merangkul Salah sebelum jatuh. Tidak adanya hukuman untuk Ramos dari wasit Milorad Mazic semakin membuat fans Salah murka.

 

Tak main-main, dilaporkan bahwa sekitar 500 orang akan ikut serta dalam aksi Indonesia bela Salah di depan Kedutaan Besar Spanyol hari Kamis (31/5) esok, seperti dilansir CNN Indonesia. Mohammad Dendi Budiman yang mengaku sebagai anggota Big Reds Indonesia menyebut aksi ini sebagai dukungan saudara sesama Muslim yang teraniaya. Namun Aditya Mahendra selaku VP Commercial & Communication BIGREDS yang merupakan komunitas penggemar Liverpool di Indonesia menegaskan jika pihaknya tidak ikut serta dalam aksi bela Salah. Aditya pun membantah jika Dendi masuk dalam keanggotaan kelompoknya.

 

Sementara itu Juergen Klopp sang manajer Liverpool justru menilai jika Salah tak bisa bermain untuk timnas Mesir di Piala Dunia 2018. Berbeda dengan Klopp, Federasi Sepakbola Mesir (EFA) lebih optimis. Hal senada juga diungkapkan Khaled Abd El-aziz selaku Menpora Mesir yang menyebutkan jika Salah butuh waktu perawatan dua minggu di Liverpool untuk pulih sebelum akhirnya ikut pemusatan timnas Mesir di Italia. Mesir akan ada di grup A dalam Piala Dunia 2018 bersama tuan rumah Rusia, Arab Saudi dan Uruguay. Laga pertama Mesir akan berlangsung pada 15 Juni 2018 melawan Uruguay, seperti dilansir Reuters.

 

Sergio Ramos Dituntut Rp 16,3 Triliun

 

Demi mendapatkan pemulihan yang lebih cepat atas cedera bahunya, Salah dikabarkan siap pergi ke Spanyol. Namun tetap saja, masih banyak orang yang begitu geram kepada Ramos. Salah satunya diungkapkan oleh Bassem Wahba selaku pengacara asal Mesir. Wahba disebutkan siap melayangkan tuntutan ke Ramos sebesar satu miliar euro (sekitar Rp 16,3 triliun).

 

Wahba menilai kalau Ramos sengaja melukai Salah dan harus bertanggung jawab atas cedera bahu itu. Wahba juga berpendapat jika Ramos mengganggu psikologis masyarakat Mesir yang kini dirundung kekhawatiran sang idola tak bisa tampil di Piala Dunia. Meskipun pada akhirnya, Salah tetap optimis bisa tampil di Rusia.

 

Ratusan Ribu Orang Desak Agar Ramos Dihukum UEFA-FIFA

 

Sebuah petisi online di change.org yang diawali oleh Mohamed Salah Abdel-Hakeem sudah berhasil mengumpulkan hampir 300 ribu orang yang meminta Ramos dihukum oleh UEFA-FIFA. Lepas dari itu, dukungan lain diuraikan oleh Abdel Fattah el-Sisi selaku Presiden Mesir. Lewat akun Twitternya, el-Sisi mengaku sudah menghubungi Salah langsung usai cedera mengerikan itu dan memberikan semangat agar Salah bisa tampil bagus di turnamen berikutnya. Mendapatkan banyak dukungan, Salah pun menegaskan bahwa dirinya yakin bisa pulih tepat waktu dan membela timnas Mesir.