Bukannya Gabung ke Honda, Johann Zarco Dikontrak KTM?

Johann Zarco melewati MotoGP musim 2017 dengan sangat baik. Diganjar sebagai rookie terbaik, tampaknya banyak pabrikan yang tertarik ingin merekrutnya. Apalagi MotoGP 2018 ini adalah tahun terakhir Zarco bersama Tech3 Yamaha. Tak ada yang tahu apakah pebalap Prancis itu akan bertahan, karena Tech3 mulai musim 2019 bakal jadi tim satelit KTM.

 

Berakhir di peringkat keenam klasemen akhir musim 2017, Zarco memang luar biasa apalagi itu adalah musim debutnya di MotoGP. Saat ditanyakan mengenai tim impian, Zarco sebetulnya begitu mendamba ke Yamaha. Namun malang, Yamaha baru saja memperpanjang kontrak dua pebalapnya yakni Valentno Rossi dan Maverick Vinales hingga 2020. Kondisi Zarco ini jelas disayangkan oleh Herve Poncharal, bos Tech3 karena dia melihat potensi Zarco sebagai calon peraih gelar juara agen togel dunia masa depan.

 

Terbaru, Speedweek melaporkan jika tampaknya Zarco akan berlabuh ke KTM. Pabrikan Austria itu sudah mengamankan kontrak Zarco selama dua tahun usai seri Austin akhir pekan lalu. KTM diprediksi akan mengumumkan jelas soal rekrutan ini di MotoGP Jerez, Spanyol. Hanya saja pemberitaan itu justru dibantah Pit Beirer, Direktur KTM karena semua itu hanyalah spekulasi media karena masa depan KTM belum bisa dipastikan kendati sang CEO, Stefan Pierer, begitu tertarik pada Zarco.

 

Dilupakan Yamaha, Zarco Ingin ke Honda

 

Membukukan empat podium dan tiga pole position selama bersama Tech3 di musim 2017 adalah catatan impresif Zarco. Jika memang KTM masih malu, Yamaha tak peduli, maka Repsol Honda bisa jadi pelabuhan baru Zarco. Bukan tak mungkin Zarco bakal jadi calon rekan sang juara dunia musim 2017, Marc Marquez, karena kontrak Dani Pedrosa berakhir 2018 ini.

 

“Bisa menjadi rekan setim Marquez akan jadi hal yang menyenangkan. Kenapa mesti takut? Itu semacam sebuah tim impian, tim Repsol Honda. Maksud saya, dari masa ke masa saya menyaksikan MotoGP meskipun tidak terlalu banyak. Saya ingat sejumlah gambaran saat Mick Doohan di Honda, lalu Rossi di Honda juga dan sekarang Marquez. Tim yang selalu menyenangkan untuk dilihat,” puji Zarco seperti dilansir Crash.

 

Kalau memang Honda menggaet Zarco, maka mereka bakal menyambut MotoGP 2019 dengan penuh gairah. Karena di garasi mereka ada sang juara dunia enam kali, Marquez dan Zarco yang bisa jadi calon juara dunia masa depan.

 

Ducati Malah Belum Sodorkan Kontrak Baru

 

Di saat Yamaha sudah mengamankan dua pebalapnya dengan kontrak hingga 2020, lalu Honda mempertahankan Marquez, kondisi berbeda dilakukan Ducati. Bahkan hingga tiga seri MotoGP 2018 bergulir, Ducati belum menyodori kontrak baru untuk Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo yang sama-sama memasuki tahun terakhirnya di Ducati pada 2018 ini.

 

Jika memprediksi, Ducati besar kemungkinan mempertahankan mati-matian Dovi karena pebalap Italia itu berhasil jadi runner-up 2017 dan menempel Marquez hingga seri terakhir. Dovi pun membuka musim 2018 dengan langsung jadi pemuncak klasemen sementara. Berbeda dengan Dovi, Lorenzo yang digaji jauh lebih besar daripada Dovi justru masih melempem di musim debutnya dengan Ducati tahun lalu.

 

Bahkan juara dunia lima kali itu begitu kesulitan di awal musim 2018. Sejauh ini Lorenzo baru meraih enam poin karena terpaksa retired di MotoGP Qatar, lalu finish ke-15 di MotoGP Argentina dan ke-11 di MotoGP Austin. Kabarnya Ducati tak akan mempertahankan Lorenzo dan Lorenzo santer diminati Suzuki yang bakal mendepak Andrea Iannone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *